Selasa, 24 Februari 2009

Steven Johnson syndrom...

beberapa hari ni... sungguh likaliku waktu yang mendebarkan...
gimana tidak?? roda kehidupanku sedang berputar dan yo harus dihadapi gimana lagi. yang penting tetap bahagia biar pancaran kebahgiaan menyebar hehehe...

senin.. ke semarang, selasa disolo, Rabu.. ke PKU dan ternyata adek ku satu-satunya masuk IMC, sungguh kaget bener-bener tapi anugrah ALLAH tetap tak terkira semua kembali lancar Hari ni Amiin.

Diagnosis Dokter yang mengatakan steen johson banyak menggelitikku untuk browsing di internet... untung adikku tidak mengalami tanda separah ini. dan itu semua bermula dari obat antikejang Fenitonin. sedikit berbagi saja tentang steven johnson yang kadang tidak diamati atau terlambat dideteksi oleh para Dokter.

apa itu??????
Menurut Webster’s New World Medical Dictionary, SJS didefinisikan sebagai Reaksi alergi sistemik (sistemik=menyerang keseluruhan tubuh, pen) dengan karakteristik berupa rash atau kemerahan yang mengenai kulit dan selaput lendir, termasuk selaput lendir mulut. Penyakit ini disebabkan oleh reaksi hipersensitif (alergi) terhadap obat atau virus tertentu.

Apa SJS Berbahaya?
Ya. SJS termasuk salah satu - kalau bukan satu satunya - penyakit kulit yang bisa menyebabkan kematian.
Karena menyerang selaput lendir, SJS bisa menyebabkan komplikasi berupa radang kornea (keratitis), menyerang bagian dalam bola mata (uveitis) bahkan sampai berakibat kebutaan. SJS juga bisa menimbulkan hepatitis (radang hati), nephritis (radang ginjal), perdarahan saluran cerna, arthritis (radang sendi), dan pneumonia.

nah lho.. sampe disini saja menakutkan tanda tandanya, dan seringnya terlambat dideteksi...

seperti pada adekku yang semula hanya terlihat seperti CAmpak biasa,, ternyata bukan dan untungnya belum terlambat ditangani . Alhamdulillah..

biar lebih hati hati kenali tanda tanda berikut..
Bagaimana mengetahui bahwa seseorang terkena SJS?
Ciri utama dari SJS adalah rash atau kemerahan kulit. Kemerahan ini akan timbul dalam bentuk dan ukuran yang beragam. Tempatnya bisa diseluruh tubuh. Dari wajah sampai ginital dan anus pun bisa terkena. Bagian kemerahan ini kemudian akan pecah sehingga kulit bagian dalam terlihat. Ini akan menimbulkan rasa sakit dan gatal pada penderitanya.
Kalau gejala ini muncul dalam 2 minggu setelah mengkonsumsi obat tertentu, biasanya kita akan menganggap bahwa SJS ini muncul karena diinduksi oleh obat tersebut.

Boleh ni disebarkan pada temen temen yang lain agar lebih hati hati terutama yang punya riwayat alergi obat pada keluarga..

3 komentar:

ahmadsutanto mengatakan...

semoga adiknya lekas sembuh..

yayan mengatakan...

wah, mudah-mudahan bukan SJS deh,, sharing yg bermanfaat,,

LuhMea's CoReT2an mengatakan...

to yayan: pernah mengalami tamda yamg sama?yo hati-hati kalau habis minum obat terutama antibiotik

to ahem: nuwun doanya... udah sembuh kok.